Rabu, 14 Oktober 2015

Ringkasan Materi Akuntansi Kelompok 2


LAPORAN KEUANGAN

  • Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi,
  • Tujuan Laporan Keuangan

1.  Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
2.  Laporan keuangan disusun memenuhi kebutuhan bersama oleh sebagian besar pemakainya yang secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu. 
3.  Laporan keuangan yang menunjukkan apa yang dilakukan manajemen atau pertanggung jawaban manajemen atas, sumberdaya yang di percayakan kepadanya.
  • Jenis – jenis Laporan Keuangan
  1. Neraca, menunjukkan posisi keuangan yang meliputi kekayaan, kewajiban serta modal pada waktu tertentu.
  2. Laporan rugi-laba, menyajikan hasil usaha perusahaan yang meliputi pendapatan dan biaya (beban) yang dikeluarkan sebagai akibat dari pencapaian tujuan dalam suatu periode tertentu.
  3. Laporan perubahan modal/laba ditahan, yang memuat tentang saldo awal dan akhir laba ditahan dalam Neraca untuk menunjukkan suatu analisa perubahan besarnya laba selama jangka waktu tertentu.
  4. Laporan arus kas, memperlihat aliran kas selama periode tertentu, serta memberikan informasi terhadap sumber-sumber kas serta penggunaan kas dari setiap kegiatan dalam periode yang dicakup.

CATATAN TRANSAKSI
  • Pengertian Transaksi

Pengertian transaksi adalah suatu aktifitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan, misalnya seperti menjual, membeli, membayar gaji, serta membayar berbagai macam biaya yang lainnya.

  • Jenis – jenis Transaksi

1.   Transaksi internal adalah suatu transaksi yang terjadi yang melibatkan hanya bagian-bagian yang terdapat di dalam perusahaan saja.

2.   Transaksi eksternal adalah suatu transaksi yang melibatakan pihak dari luar perusahaan. Seperti misalnya: transaksi penjualan, pembelian, pembayaran hutang piutang dan lain-lain.

  • Bukti Transaksi

Pengertian bukti transaksi adalah suatu bukti yang tertulis atau bukti-bukti atas terjadinya setiap kegiatan transaksi dalam suatu perusahaan atau bisnis.

  • Jenis Bukti Transaksi


Bukti transaksi jika dilihat dari asalnya dibedakan menjadi 2 (dua) diantaranya yaitu: 

1.  Bukti transaksi internal

2.  Bukti transaksi eksternal
a.   Faktur
b.   Kuitansi (official Receipt).
c.   Nota debet (Debit Memo)
d.   Nota kredit
e.   Cek (Cheque)
f.    Rekening Koran.
g.   Bukti Setoran Bank
h.   Bukti Memo randum
i.    Bukti Kas Masuk Dan Bukti Kas Keluar

  • Perbedaan cek dan giro
cek:
1. tidak perlu mencantumkan nomor rekening bank
2. dapat di tunaikan
3. tertera nama yg akan diberi sejumlah uang dan dicoret pada cek tersebut
4. bisa diubah menjadi giro dengan memberi tanda strip diagonal pada sisi kiri atas cek

giro:

1. harus ada nomor rekening
2. tidak dapat diuangkan
3. ditransfer ke rekening yang tertera
4. tanggal buka giro bisa berbeda dengan tanggal transfer giro

  • Persamaan Cek dan Bilyet Giro
  1. Sama-sama merupakan alat pembayaran giral.
  2. Mempunyai jangka waktu kadaluarsa yang sama yaitu selama 70 hari.
  3. Baik cek maupun bilyet giro, keduanya bisa dijadikan bahan perhitungan pada lembaga kliring.
  4. Keduanya bersifat perintah kepada bank untuk melaksanakan mutasi pembayaran pada rekening nasabah.

Selasa, 13 Oktober 2015

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM 1

  • Jelaskan Organisasi secara terminologi!
Secara terminologi organisasi adalah perkumpulan dua orang atau lebih yang memiliki tujuan tertentu.
  • Jelaskan ciri-ciri Organisasi!
Ciri-ciri dari organisasi adalah :
·         Adanya komponen ( atasan dan bawahan).
·         Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang.
·         Adanya tujuan.
·         Adanya sasaran.
·         Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati.
·         Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas.
·         Adanya komunikasi antar suatu anggota dengan yang lain.

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.

Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.

Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.

  • Jelaskan tentang manajemen organisasi!
Manajemen sebagai ilmu 
Dikemukakan oleh Luther Gullich manajemen adalah suatu bidang pengarahan yang berusaha memahami mengapa dan bagaimana orang bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan.
Manajemen sebagai ilmu pengetahuan itu sendiri telah dipelajari sejak lama dan telah di organisasikan menjadi suatu teori. Hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala manajemen, gejala-gejala ini kemudian diteliti dengan menggunakan metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dalam bentuk suatu teori.
Fungsi manajemen sebagai ilmu pengetahuan untuk menerangkan fenomena–fenomena sehingga dapat memberikan arahan pada manajer atas apa yang harus dia kerjakan.
Manajemen Sebagai Seni 
Dikemukakan oleh Henry M Boettinger manajemen adalah seni dalam mengambil keputusan artinya manajemen merupakan kemampuan, kemahiran, atau keterampilan menerapkan prinsip-prinsip serta tehnik-tehnik dalam memanfaatkan sumber daya secara berdaya guna untuk merealisasi tujuan.
Sedang manajemen sebagai suatu seni, disini memandang bahwa didalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain, nah bagaimana cara memerintahkan pada orang lain agar mau bekerja sama. Pada hakekatnya kegiatan manusia umumnya adalah managing (mengatur). Untuk mengatur disini diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.
Fungsi manajemen sebagai seni adalah untuk mencapai tujuan yang nyata, mendatangkan hasil atau manfaat.
Manajemen Sebagai Suatu Profesi 
Manajemen diartikan sebagai profesi karena manajemen membutuhkan keahlian tertentu dalam mencapai tujuan, di zaman moderen ini semua jenis kegiatan harus di manajemeni, dalam arti atuuran yang jelas dan sekarang boleh dikata bahwa bidang manajemen sudah merupakan suatu profesi bagi ahlinya. Mengapa demikian, karena dalam kegiatan apapun pekerjaan harus dikerjakan secara efisien dan efektif, sehingga diperoleh masekan atau input yang besar.
Edgar H Schein dalam bukunya yang berjudul organization socialization and the profession on management menguraikan karakteristik atau kriteria-kriteria sesuatu bisa dijadikan suatu profesi yaitu :
Para profesional membuat keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam situasi dan lingkungan, hal ini banyak ditunjang dengan banyaknya pendidikan-pendidikan yang tujuannya mendidik siswanya menjadi seorang profesional. Misalnya Akademi Pendidikan Profesi Manajemen, kursus-kursus dan program-program latihan dan lain sebagainya.
Para profesional memperoleh status dengan cara mencapai suatu standar prestasi kerja tertentu, ini tidak didasarkan pada keturunan, favoritas, suku bangsa, agama dan kriteria-kriteria lainnya.

Rabu, 07 Oktober 2015

Ringkasan Akuntansi Kelompok 1

PRINSIP AKUNTANSI DAN PELAKSANAANNYA 

  • Pengertian Akuntansi
suatu kegiatan jasa, yang fungsinya adalah menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat keuangan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan (Accounting Principles Board

  • Manfaat Informasi Akuntansi
a. Perubahan tiap jenis harta, utang dan modal 
b. Perubahan jenis dan jumlah pendapatan usaha 
c. Besarnya laba / rugi perusahaan 
d. Nilai harta, utang dan modal pada suatu periode tertentu. 

  •  Pemakai Informasi Akuntansi
Intern
  1. Pemilik Perusahaan
  2. Karyawan
  3. Manajemen Perusahaan 
  4. Investor
Ekstern
  1. Masyarakat 
  2. Pemerintah
  3. Kreditur
  • Akuntansi Sebagai Profesi
  1. Akuntan Privat adalah Akuntan yang bekerja pada perusahaan tertentu dan merupakan karyawan perusahaan tersebut
  2. Akuntan Publik adalah akuntansi yang bergerak dalam bidang akuntansi publik, yaitu menyerahkan jasa akuntansi untuk organisasi bisnis atau pun non bisnis.
  3. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja sebagai Auditor pihak pemerintah
  4. Akuntan Pendidik adalah akuntan yang berprofesi sebagai pendidik akuntan-akuntan profesional. Disamping mengajar, akuntan ini juga bisa melakukan pengabdian masyarakat dan melakukan penelitian di bidang akuntansi.

  • Apa saja jenis-jenis Laporan Keuangan dan Fungsinya?
1. Laporan Laba Rugi
Fungsinya adalah untuk mengetahi pendapatan perusahaan lebis besar dari pada pengeluarannya atau sebaliknya. Jika pendapatan lebih besar dari pengeluaran maka disebut Laba (Untung), jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan maka disebut Rugi.

2. Laporan Ekuitas (Perubahan Modal)
Fungsinya adalah laporan keuangan yang menunjukan perubahan modal selama satu periode 

3. Neraca
Fungsinya adalah Untuk mengetahui aset perusahaan (posisi keuangan)

4. Laporan Arus Kas
Fungsinya adalah untuk mengetahui perbandingan di akhir periode

  • Apa itu Persamaan Dasar Akuntansi?
Persamaan dasar akuntansi adalaha catatan tentang perubahan unsur-unsur dasar posisi keuangan perusahaan (Hart, Utang dan Modal) akibat adanya transaksi dan kejadian
  • Apa perbedaan Laporan Keuangan dengan Pelaporan Keuangan?
Laporan Keuangan adalah kinerja perusahaan pada satu periode
Pelaporan Keuangan adalah segala aspek informsai yang ada lalu dibuat standar akuntansi

Kamis, 20 Agustus 2015

CARA ROOT IMO S50

Maaf nih, ane baru aja selesai bikin CWM sama cari cara root nya.

Oiya bahannya :
- unit nya yang mau dipake
- PC / Laptop berisikan OS Windows (XP boleh, 7 boleh, 8 boleh, 8.1 boleh, atau 10 pun boleh)
- kabel USB data yang biasa buat charger / yang lain yang penting pas
- file recovery CWM, link nya https://drive.google.com/file/d/0B-vinGk5lgpkak41QlNqNW14bjA/view?usp=sharing
- file scatter (buat SPFT), link nya https://drive.google.com/file/d/0B-vinGk5lgpkcGpZQnpCZ3RqOXM/view?usp=sharing
- file driver USB MTK Preloader, link nya www.datafilehost.com/d/b7ff7524
- file root nya, link nya http://download.chainfire.eu/641/SuperSU/UPDATE-SuperSU-v2.40.zip
- file SP Flash Tool (buat flash recovery), link nya http://www.mediafire.com/download/aix6jxmcbxmmc2b/SP+Flash+Tool+3.1352.01+%285.1352.01%29.rar.html

Caranya :
Download semua bahan dari link diatas lalu taruh di folder mana saja, terkecuali file recovery CWM dan scatter dijadikan dalam 1 folder yang sama, dan juga file UPDATE-SuperSU nya di copy kedalam external sdcard / internal sdcard.
Ubah nama IMO-S50_140924__recovery_141224-233817.img menjadi recovery.img (kalo yang belum berubah menjadi recovery.img)
Extract file All MTK USB Driver 2014.rar, lalu buka folder All MTK Drivers -> New inst. 7&8x64, jalankan program dpinst.exe
Ikuti perintah program dpinst tadi, kalo muncul notifikasi merah (apa gitu lupa), kilk Continue Anyway (di XP) atau Install anyway..........(lupa) (di 7 dan keatasnya), kalo selesai, klik finish.
Extract program SP Flash Tool nya, buka foldernya, lalu jalankan program Flash_tool.exe
Klik pada Scatter Loading, lalu cari file yang bernama MT6572_Android_scatter.txt dan klik OK
Cek apakah checkbox RECOVERY telah terisi apa belum, kalo sudah kita lanjut. Kalo belum, klik 2x lalu cari file recovery.img yang tadi di download
Klik Download
Matikan HP, setelah dalam keadaan mati, pasang kabel USB ke HP dan sambungkan ke PC/Laptop.
Progress bar akan berubah menjadi merah, lalu berjalan menjadi kuning, tunggu hingga muncul lingkaran hijau, tandanya flash selesai.
Setelah selesai, cabut kabel USB dari HP, lalu coba hidupkan dan masuk ke mode recovery dengan cara tekan Volume atas + Power berbarengan, sampai masuk ke recovery baru lepas.
Scroll menu kebawah dengan menggunakan Vol bawah dan arahkan ke install zip from sdcard, lalu pilih dengan menggunakan tombol power
Pilih choose zip from sdcard (untuk yang ditaruh di external sdcard) atau pilih choose zip from internal sdcard
cari file UPDATE-SuperSU-v2.40.zip, lalu tekan power
scroll ke arah Yes, lalu tekan power
tunggu hingga proses selesai, setelah selesai, tekan tombol back, lalu pilih reboot system now
tunggu boot hingga selesai, setelah masul ke homescreen, cek apakah aplikasi SuperSU telah ada di app drawer. Kalo ada, selamat, HP anda telah di root dengan sempurna.

Sekali lagi maaf kalo ada salah kata atau salah jalan yang saya tulis.

Terima Kasih,

Rabu, 06 Mei 2015

Nilai Budaya Dari Film Sang Penari


Pada kali ini saya akan mempubliksikan tentang Nilai Budaya dari Film Sang Penari. Berikut hasil penilaian dari saya: 
Adat istiadat memang tidak pandang bulu. Apalagi jika adat istiadat yang sedianya berlangsung secara turun-temurun tersebut ada di sebuah desa pedalaman di Indonesia tahun 1960-an. Kemiskinan dan gagal panen yang melanda desa kecil tersebut pun semakin menjustifikasi warga desa untuk bersandar pada hal-hal supranatural. Dengan kepercayaan animisme dan nilai tradisional yang kuat, warga pun rela meninggalkan logika demi memuja sang adat dan tradisi. Situasi menjadi semakin kompleks ketika modernitas yang datang dengan deras menyerbu nilai tradisional. Para pelaku adat pun segera membangun tembok setinggi mungkin, dengan dalih pribadinya telah menyatu dengan adat.
Di dukuh (desa) Paruk tahun 1960-an, hiduplah sepasang sahabat yang tumbuh bersama; Rasus (Nyoman Oka Antara) dan Srintil (Prisia Nasution). Dalam perkembangannya, ternyata mereka saling menyimpan perasaan terhadap satu sama lain. Tetapi percintaan mereka terhalang oleh kemampuan Srintil menari. Warga desa pun percaya bahwa Srintil adalah titisan ronggeng (penari desa), dimana tidak semua orang bisa menjadi ronggeng. Dukuh Paruk yang terus menerus gagal panen memang sedang membutuhkan seorang ronggeng untuk memberi warna dan semangat bagi warga desa yang mulai putus asa. Namun untuk menjadi seorang ronggeng dukuh, Srintil – dan tubuhnya – akan menjadi milik warga desa. Rasus yang mengetahui tradisi tersebut tidak terima jika Srintil bagaikan “pohon kelapa yang seenaknya dipanjat berbagai orang”. Dalam keputusasaan, Rasus pun meninggalkan Dukuh Paruk untuk menjadi seorang tentara. Jaman bergerak, politik tahun 1965 pun bergejolak. Saat-saat dimana Rasus dan Srintil harus memilih untuk loyal pada aset sosial atau mengikuti perasaan masing-masing pun tiba. Sadar tidak ada jalan tengah dari dilema tersebut, mereka pun harus memilih salah satunya.
Budaya ronggeng yang kental dengan adat Jawa ini memang terbilang unik. Tarian rakyat yang telah hidup di kalangan masyarakat agraris Jawa sejak abad ke-15 ini awalnya adalah ritual pemujaan terhadap Dewi Kesuburan atau Dewi Sri. Konon, dengan diadakan pagelaran ronggeng, maka dipercaya akan melancarkan panen di musim tersebut. Ternyata ada lagi kepercayaan barangsiapa yang meniduri ronggeng, akan melancarkan pula kesuburan sang pria. Tidak heran jika para istri malah bangga jika suaminya bisa meniduri ronggeng, dengan harapan selanjutnya sang istri akan hamil jika bersetubuh dengan sang suami yang telah “menaklukkan” titisan Dewi Kesuburan.

Dalam cerita film ini, warga Dukuh Paruk yang menderita gagal panen pun sangat menanti-nantikan ronggeng baru setelah ronggeng terakhir tewas karena keracunan tempe bongkrek. Disaat ronggeng baru muncul, Srintil pun diperlakukan bak putri kerajaan. Segala macam perlakuan khusus dilakukan oleh warga dukuh untuk “melestarikan” kesenian ronggeng. Ronggeng diperlakukan bak putri kerajaan. Perawatan tubuh, kamar terbaik, kostum terbagus, semua itu dilakukan (dengan dalih) demi terwujudnya masyarakat Dukuh Paruk yang aman dan sejahtera. Dengan satu syarat, ronggeng Dukuh Paruk adalah milik semua warga, dimana keperawanannya dijual kepada penawar tertinggi dalam tradisi “bukak klambu”. Ya, ronggeng Dukuh Paruk tidak hanya diminta memiliki kemampuan menari di panggung, tetapi juga mampu “menari” di atas kasur. Tradisi ini pun dipercaya dapat memberikan kesenangan dan kebahagiaan kepada warga desa – terutama pada laki-laki. Sang ronggeng memang menebar pesona, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Lantas, apa konsekuensinya terhadap citra diri ronggeng oleh masyarakat modern? Lapis berikutnya adalah, bagaimana sang ronggeng menyikapi keharusan bahwa sang ronggeng itu bukan hanya urusan nari tetapi juga “urusan kasur”?
Dalam film ini berbagai lapisan dilema akan kesenian ronggeng yang ada di Indonesia. Tidak hanya dilema terhadap perilaku moral vs kepentingan bersama, tetapi juga citra diri kesenian ronggeng yang sempat diasosiasikan dengan ekspresi gerakan “kiri”. Salah satu cara “Partai Rakyat” untuk mendapatkan pendukung adalah dengan mendekati masyarakat agraris yang buta huruf dan tidak berpendidikan. Dengan segudang alasan kepentingan rakyat dan memanfaatkan kemiskinan warga, “Partai Rakyat” ini pun dengan mudah memerahkan suatu daerah – bahkan menyusupkan indoktrinasi ideologi lewat orasi dalam pertunjukkan ronggeng.
Potret film ini itu berhasil divisualisasikan dengan baik dan menghidupkan atmosfer desa miskin Dukuh Paruk yang kering, namun hangat secara kultural. Setiap set yang ada pun serasa mengingatkan penonton bahwa dulu inilah wajah Indonesia yang terpinggirkan. Kegiatan keseharian masyarakat desa, seperti pembuatan tempe bongkrek, yang diselipkan dalam film ini sukses mengingatkan penonton lokal akan keragaman bangsa yang dimilikinya. Scoring yang mengangkat irama tradisional Jawa pun menambah unsur mistis dan tradisional.

Selasa, 13 Januari 2015

MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN

PENGERTIAN MASYARAKAT
Masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan sempit. Dalam arti luas masyarakat adalah ekseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Atau dengan kata lain kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti sempit masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.
MASYARAKAT PEDESAAN
Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.
Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
1.    Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas wilayahnya.
2.    Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
3.    Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian
4.    Masyarakat tersebut homogen, deperti dalam hal mata pencaharian, agama, adapt istiadat, dan sebagainya
Didalam masyarakat pedesaan kita mengenal berbagai macam gejala, khususnya tentang perbedaan pendapat atau paham yang sebenarnya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan –ketegangan sosial. Gejala-gejala sosial yang sering diistilahkan dengan :
-          konflik
-          kontraversi
-          kompetisi
MASYARAKAT PERKOTAAN
Masyarakat perkotaan sering disebut urban community . Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Ada beberap ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :
1.    kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa
2.    orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu. Di kota – kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan , sebab perbedaan kepentingan paham politik , perbedaan agama dan sebagainya .
3.    Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan , menyebabkan bahwa interaksi – interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada factor kepentingan daripada factor pribadi.
4.    pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata
5.    kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa
6.    interaksi yang terjai lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi
7.    pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu
8.    perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.
PERBEDAAN MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN
1.    Lingkungan Umum dan Orientasi Terhadap Alam, Masyarakat perdesaan berhubungan kuat dengan alam, karena lokasi geografisnyadi daerah desa. Penduduk yang tinggal di desa akan banyak ditentukan oleh kepercayaan dan hukum alam. Berbeda dengan penduduk yang tinggal di kota yang kehidupannya “bebas” dari realitas alam.
2.    Pekerjaan atau Mata Pencaharian, Pada umumnya mata pencaharian di dearah perdesaan adalah bertani tapi tak sedikit juga yg bermata pencaharian berdagang, sebab beberapa daerah pertanian tidak lepas dari kegiatan usaha.
3.    Ukuran Komunitas, Komunitas perdesaan biasanya lebih kecil dari komunitas perkotaan.
4.    Kepadatan Penduduk, Penduduk desa kepadatannya lbih rendah bila dibandingkan dgn kepadatan penduduk kota,kepadatan penduduk suatu komunitas kenaikannya berhubungan dgn klasifikasi dari kota itu sendiri.
5.    Homogenitas dan Heterogenitas, Homogenitas atau persamaan ciri-ciri sosial dan psikologis, bahasa, kepercayaan, adat-istiadat, dan perilaku nampak pada masyarakat perdesa bila dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Di kota sebaliknya penduduknya heterogen, terdiri dari orang-orang dgn macam-macam perilaku, dan juga bahasa, penduduk di kota lebih heterogen.
6.    Diferensiasi Sosial, Keadaan heterogen dari penduduk kota berindikasi pentingnya derajat yg tinggi di dlm diferensiasi Sosial.
7.    Pelapisan Sosial, Kelas sosial di dalam masyarakat sering nampak dalam bentuk “piramida terbalik” yaitu kelas-kelas yg tinggi berada pada posisi atas piramida, kelas menengah ada diantara kedua tingkat kelas ekstrem dari masyarakat.
Ada beberapa perbedaan pelapisan sosial yang tak resmi antara masyarakat desa dan kota:
§  pada masyarakat kota aspek kehidupannya lebih banyak system pelapisannya dibandingkan dengandi desa.
§  pada masyarakat desa kesenjangan antara kelas eksterm dalam piramida sosial tidak terlalu besar dan sebaliknya.
§  masyarakat perdesaan cenderung pada kelas tengah.
§  ketentuan kasta dan contoh perilaku.
Mobilitas Sosial.
Mobilitas berkaitan dgn perpindahan yg disebabkan oleh pendidikan kota yg heterogen, terkonsentrasi
nya kelembagaan-kelembagaan.
§  banyak penduduk yg pindah kamar atau rumah
§  waktu yg tersedia bagi penduduk kota untuk bepergian per satuan
§  bepergian setiap hari di dalam atau di luar
§  waktu luang di kota lbih sedikit dibandingkan di daerah perdesaan Interaksi Sosial.
§  masyarakat pedesaan lebih sedikit jumlahnya
§  dalam kontak sosial berbeda secara kuantitatif maupun secara kualitatif
Pengawasan Sosial
Di kota pengawasan lebih bersifat formal, pribadi dan peraturan lbh menyangkut masalah pelanggaran
Pola Kepemimpinan
Menentukan kepemimpinan di daerah perdesaan cenderung banyak ditentukan oleh kualitas pribadi
dari individu dibandingkan dengan kota
Standar Kehidupan
Di kota tersedia dan ada kesanggupan dalam menyediakan kebutuhan tersebut, di desa tidak demikian
Kesetiakawanan Sosial
Kesetiakawanan sosial pada masyarakat perdesaan dan perkotaan banyak ditentukan oleh masingmasing faktor yang berbeda
Nilai dan Sistem Nilai
Nilai dan system nilai di desa dengan di kota berbeda dan dapat diamati dalam kebiasaan, cara dan
norma yang berlaku
Hubungan desa dan kota
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan terdapat hubungan uang erat, bersifat ketergantungan, karena saling membutuhkan
Kota tergantung desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan, desa juga merupakan tenaga kasar pada jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota.
sebaliknya, kota menghasilkan barang-barang yg juga diperlukan oleh orang desa, kota juga menyediakan tenaga-tenaga yang melayani bidang-bidang jasa yg dibutuhkan oleh orang desa.
ASPEK POSITIF DAN NEGATIF
Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola kehidupan sosial , ekonomi , kebudayaan dan politik . Kesemuanya ini akan dicerminkan dalam komponen – komponen yang memebentuk struktur kota tersebut . Jumlah dan kualitas komponen suatu kota sangat ditentukan oleh tingkat perkembangan dan pertumbuhan kota tersebut.
Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan , seyogyanya mengandung 5 unsur yang meliputi :
-          Wisma : Untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya.
-          Karya : Untuk penyediaan lapangan kerja.
-          Marga : Untuk pengembangan jaringan jalan dan telekomunikasi.
-          Suka : Untuk fasilitas hiburan, rekreasi, kebudayaan, dan kesenian.
-          Penyempurnaan : Untuk fasilitas keagamaan, perkuburan, pendidikan, dan utilitas umum.
Untuk itu semua , maka fungsi dan tugas aparatur pemerintah kota harus ditingkatkan :
a)    Aparatur kota harus dapat menangani berbagai masalah yang timbul di kota . Untuk itu maka pengetahuan tentang administrasi kota dan perencanaan kota harus dimilikinya .
b)    Kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan dan pengaturan tata kota harus dikerjakan dengan cepat dan tepat , agar tidak disusul dengan masalah lainnya ;
c)    Masalah keamanan kota harus dapat ditangani dengan baik sebab kalau tidak , maka kegelisahan penduduk akan menimbulkan masalah baru ;
d)    Dalam rangka pemekaran kota , harus ditingkatkan kerjasama yang baik antara para pemimpin di kota dengan para pemimpin di tingkat kabupaten tetapi juga dapat bermanfaat bagi wilayah kabupaten dan sekitarnya .
Oleh karena itu maka kebijaksanaan perencanaan dan mengembangkan kota harus dapat dilihat dalam kerangka pendekatan yang luas yaitu pendekatan regional . Rumusan pengembangan kota seperti itu tergambar dalam pendekatan penanganan masalah kota sebagai berikut :
1)    Menekan angka kelahiran
2)    Mengalihkan pusat pembangunan pabrik (industri) ke pinggiran kota
3)    Membendung urbanisasi
4)    Mendirikan kota satelit dimana pembukaan usaha relatif rendah
5)    Meningkatkan fungsi dan peranan kota – kota kecil atau desa – desa yang telah ada di sekitar kota besar
6)    Transmigrasi bagi warga yang miskin dan tidak mempunyai pekerjaan.
https://anwarabdi.wordpress.com/2013/05/04/masyarakat-perkotaan-dan-masyarakat-pedesaan/

Minggu, 11 Januari 2015

Pemuda dan Sosialisasi

Pengertian pemuda
Pemuda adalah generasi yang diharapkan terhadap bangsa dan negaranya untuk meneruskan generasi sebelumnya. Tapi terkkadang pemuda zaman sekarang tidak menyadari bahwa didiri mereka terbebani menjadi pengganti generasi sebelumnya.

Pengertian sosialisasi
Sosialisasi adalah suatu peroses yang mempelajari tentang norma – norma masyarakat yang akan membentuk kepribadiannya dilingkungan masyarakat, dan dapat berfungsi sebagai peranan di kelompok individu
TAWURAN REMAJA
Pengertian Tawuran
     Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), “tawuran adalah perkelahian massal atau perkelahian yang dilakukan beramai-ramai”. Berdasarkan definisi tersebut, maka tawuran pelajar dapat diartikan sebagai perkelahian yang dilakukan secara massal atau beramai-ramai antara sekelompok pelajar dengan sekelompok pelajar lainnya.
     Menurut Mansoer (dikutip dalam Solikhah, 1999) “perkelahian pelajar atau yang biasa disebut dengan tawuran adalah perkelahian massal yang merupakan perilaku kekerasan antar kelompok pelajar laki-laki yang ditujukan pada kelompok pelajar dari sekolah lain

Tawuran dikalangan remaja maupun dewasa sudah biasa terjaddi di Indonesia maupun di dunia. Sepulang sekolah aksi tawuran ini seringkali dilakukan. Mereka sudah tidak malu lagi dengan seragam yang mereka kenakan. Lantas, apa yang menjadi latar belakang mereka tawuran? Apakah jam sekolah dirasa belum cukup untuk meluangkan waktu mereka? Beberapa alasan tawuran:

Faktor keluarga. Berikut ini adalah salah satu faktor penyebab tawuran, yaitu faktor keluarga: 
a.Adanya parenting  yang  otoriter,  di  mana  dalam  pengasuhan  dipenuhi  dengan tindakan  kekerasan  terhadap  anak; 
b. Adanya kekerasan yang terjadi antar orangtua, misalnya orangtua kurang harmonis, sering  bertengkar  dan melakukan  tindak  kekerasan.
Faktor sekolah. Sekolah merupakan salah satu faktor penyebab tawuran, berikut ini faktor-faktor penyebab tawuran dari lingkungan sekolah: 
a. Adanya kualitas pengajaran yang kurang memadai dan kurang menunjang proses belajar; 
b. Adanya guru yang lebih berperan sebagai penghukum dan pelaksana aturan, serta sebagai  tokoh  otoriter  yang  seringkali  menggunakan  kekerasan  dalam  “proses pembelajaran” dan “mendidik” siswanya.
Faktor lingkungan. Berikut ini faktor-faktor dari lingkungan sekitar bisa terjadinya tawuran: 
a. Adanya lingkungan yang sempit dan kumuh, anggota lingkungan yang berperilaku buruk, misalnya: pemakai narkoba, zat adiktif, pemerasan, pengeroyokan, dan tindakan brutal lainnya; 
b. Lingkungan kota (tempat tinggal) yang penuh kekerasan yang hampir setiap hari, setiap saat disaksikan oleh para remaja, seperti: tayangan buser, TKP, paroli, dll.; 
c. Adanya  kelompok  sebaya  (geng)  yang  berprilaku  tidak  baik.
Perbedaan persepsi. Dalam menghadapi suatu masalah, jika terjadi perbedaan persepsi maka hal itu dapat menyebabkan munculnya konflik.

Sumber Konflik
  Menurut Smith (dikutip dalam Sopiah, 2008), sumber terjadinya konflik adalah masalah komunikasi, struktur organisasi dan faktor manusia.
Masalah komunikasi. Yang bisa terjadi pada masing-masing atau gabungan dari unsur-unsur komunikasi, yaitu sumber komunikasi, pesan, penerima pesan dan saluran.
Struktur organisasi. Secara potensial dapat memunculkan konflik. Dalam organiasasi mempunyai tujuan, kepentingan dan program sendiri-sendiri yang seringkali berbeda dengan yang lain.
Faktor manusia. Sifat dan kepribadian manusia satu dengan yang lain berbeda dan unik. Hal ini berpotensi memunculkan konflik.

Akibat tawuran
  Akibat dari tawuran yaitu luka-luka karena terkena batu yang dilempar oleh musuh atau terkena ikat pinggang salah satu musuh. Tawuran juga menimbulkan dampak berupa hukuman dari sekolah. Hukuman dari sekolah dapat memberian efek jera bagi para pelajar, seperti skorsing atau bahkan dikeluarkan dari sekolah atau Drop Out (D.O). Masuk penjara juga merupakan akibat dari tawuran. Jika tertangkap polisi dan dianggap membahayakan maka akan terkena Pasal 351 ayat 3 dengan hukuman 7 tahun penjara, Pasal 170 ayat 2 ketiga E dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, dan yang paling parah Pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara. Lebih parah akibat dari tawuran yaitu kehilangan nyawa. Sudah banyak korban-korban yang kehilangan nyawa akibat mengikuti tawuran.

Menghindari Tawuran
    Cara menghindari tawuran yaitu, tidak terpengaruh lingkungan sekitar, menolak ajakan teman yang ingin kita mengikuti tawuran; hindari senior yang suka mengajak tawuran, menghindar jika bertemu atau melihat senior yang suka mengajak tawuran; sepulang sekolah langsung pulang ke rumah, jika bel pulang sekolah sudah berbunyi, jangan terlalu sering kumpul bersama teman-teman; melakukan kegiatan positif, seperti mengikuti ekstrakurikuler.